angin menyeretku
menitikkan embun yang tertinggal disetiap luka
perih merajam setiap jengkal tubuhku
hari demi hari semakin menyiksaku
aku bangkit ,,,
meskipun jatuh menimpaku
aku tak peduli tentang diriku
masa lalu mnyentakkan bekasnya
ketika nafas berhembus dari mulutku
terucap kata cinta disitu
kau merangkulku
mnempatkan hatiku disejuknya jiwamu
tenang damai bersamaku
peluh kesah gundah berlalu
dan aku bsa mencintaimu
seperti bulan merindukan malam
