Senyuman mekar
Menusuk celah dada
Sembunyi di hati
Terkadang muncul dan hilang
Ingatan semakin memudar
Kala mata kembali tebuka
Yang terpendam
Yang terkenang
Hujan rintik mengiringi langkahku
Menuju tempat dimana aku menghabiskan waktuku
Tatapan mata tajam
Gerakan tubuh melunglai
Aku tertegun sejenak
Sampai kapan harus bertahan
Dalam hidup dalam perjuangan